Berikut informasi yang saya dapatkan
dari hasil wawancara dengan pengusaha konfeksi baju :
Pewawancara
: “ Selamat siang, pak ”
Narasumber
: “ Selamat siang ”
Pewawancara
: “ Begini pak, maksud kedatangan
saya ingin mewawancarai bapak soal usaha bapak. Apa boleh, pak ?”
Narasumber
: “ Boleh nak, silahkan saja !”
Pewawancara : “ Kalau boleh tau nama bapak siapa ?”
Narasumber : “ Nama bapak IRFAN ”
Pewawancara : “ Apa usah yang bapak tekuni saat ini ?”
Narasumber : “ Sekarang ini bapak sedang menekuni
usah home industri khusus bagian konfeksi baju sekolah dari SD sampai dengan
SMA ”
Pewawancara : “ Mengapa bapak membuka usaha ini ?”
Narasumber : “ Karena bapak mempunyai kepandaian
dalam bidang ini dan ingin mendapatkan keuntungan dan kesuksesan dalam usaha
ini”
Pewawancara : “ Modal awal untuk membangun usaha bapak
ini berasal dari mana ?”
Narasumber : “ Modal awalnya berasal dari pekerjaan
menjahit ”
Pewawancara : “ Sudah berapa lama bapak menekuni usahai
ini ?”
Narasumber : “ Bapak sudah menekuni usaha ini
selama 20 tahun itu di mulai pada tahun 1992 hingga sekarang ”
Pewawancara : “ Berapa penghasilan yang bias bapak dapat
dalam sebulan ?”
Narasumber : “ Dalam sebulan bapak bias mendapatkan
lebih kurang Rp. 15.000.000 per bulan ”
Pewawancara : “ Berapa karyawan yang bekerja dengan
bapak saat ini ?”
Narasumber : “ Saat ini ada 15 orang yang menjadi
karyawan bapak ”
Pewawancara : “ Berapa potong baju yang bisa bapak
hasilkan dalam sebulan ?”
Narasumber : “ Dalam sebulan bapak bbisa menghasilkan 13500
potong baju ”
Pewawancara : “ Apa saja trik bapak dalam pemasaran
barang ?”
Narasumber : “ Triknya yaitu bersifat bertanggung
jawab. Seperti memberikan peluang waktu atau keringanan dalam pembayaran barang
yang ia beli ”
Pewawancara : “ Baiklah kalau begitu pak, saya ucapkan
terimakasih atas waktu yang telah bapak berikan. Semoga usah bapak semakin
sukses ”
Narasumber : “ Ya, sama-sama ”
Pewawancara : “ Saya mohon pamit, selamat siang ”