Sabtu, 07 Februari 2015

Wawancara dengan pengusaha konfeksi baju sekolah


Berikut informasi yang saya dapatkan dari hasil wawancara dengan pengusaha konfeksi baju : 
  
  Pewawancara     : “ Selamat siang, pak ”
  Narasumber        : “ Selamat siang ”
  Pewawancara     : “ Begini pak, maksud kedatangan saya ingin mewawancarai bapak soal usaha bapak. Apa boleh, pak ?”
  Narasumber        : “ Boleh nak, silahkan saja !”  
  Pewawancara     : “ Kalau boleh tau nama bapak siapa ?”
  Narasumber        : “ Nama bapak IRFAN ”
  Pewawancara     : “ Apa usah yang bapak tekuni saat ini ?”
  Narasumber        : “ Sekarang ini bapak sedang menekuni usah home industri khusus bagian konfeksi baju sekolah dari SD sampai dengan SMA ”
  Pewawancara     : “ Mengapa bapak membuka usaha ini ?”
  Narasumber        : “ Karena bapak mempunyai kepandaian dalam bidang ini dan ingin mendapatkan keuntungan dan kesuksesan dalam usaha ini”
  Pewawancara     : “ Modal awal untuk membangun usaha bapak ini berasal dari mana ?”
  Narasumber        : “ Modal awalnya berasal dari pekerjaan menjahit ” 
  Pewawancara     : “ Sudah berapa lama bapak menekuni usahai ini ?”
  Narasumber        : “ Bapak sudah menekuni usaha ini selama 20 tahun itu di mulai pada tahun 1992 hingga sekarang ”
  Pewawancara     : “ Berapa penghasilan yang bias bapak dapat dalam sebulan ?”
  Narasumber        : “ Dalam sebulan bapak bias mendapatkan lebih kurang Rp. 15.000.000 per bulan ”
  Pewawancara     : “ Berapa karyawan yang bekerja dengan bapak saat ini ?”
  Narasumber        : “ Saat ini ada 15 orang yang menjadi karyawan bapak ”
  Pewawancara     : “ Berapa potong baju yang bisa bapak hasilkan dalam sebulan ?”
  Narasumber        : “ Dalam sebulan bapak bbisa menghasilkan 13500 potong baju ”
  Pewawancara     : “ Apa saja trik bapak dalam pemasaran barang ?”
 Narasumber        : “ Triknya yaitu bersifat bertanggung jawab. Seperti memberikan peluang waktu atau keringanan dalam pembayaran barang yang ia beli ”
  Pewawancara     : “ Baiklah kalau begitu pak, saya ucapkan terimakasih atas waktu yang telah bapak berikan. Semoga usah bapak semakin sukses ”
  Narasumber         : “ Ya, sama-sama ”
  Pewawancara     : “ Saya mohon pamit, selamat siang ”